TNI AL – Puspenerbal, 22/07/2026 – Dalam rangka terus meningkatkan kesiapan operasional satuan serta memantapkan kemampuan dukungan penerbangan laut, Wing Udara 3 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) melaksanakan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III/U-3 dengan materi utama mobilisasi logistik dan pasukan. Kegiatan latihan berlangsung di Area Latihan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Rabu (22/07).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Arief S. Akbar, M.Tr.Osla., yang bertindak selaku Perwira Penyelenggara Latihan (Papelat). Sementara itu, Perwira Operasi Wing Udara 3, Letkol Laut (P) Jepriando Sinaga, menjabat sebagai Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat). Turut hadir dan mengawasi pelaksanaan kegiatan tim Evaluasi dari Dinas Operasi Puspenerbal serta tim Penilai dari Komando Latihan Penerbangan Angkatan Laut untuk memastikan pelaksanaan latihan berjalan sesuai standar prosedur dan mencapai sasaran yang ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, latihan ini memanfaatkan kekuatan unsur udara yang dimiliki Wing Udara 3, yaitu Helikopter AS565 MBe Panther dan Pesawat CN-235 sebagai sarana utama pengangkutan. Kedua jenis alutsista tersebut berperan penting dalam mendukung pergerakan personel serta distribusi logistik secara cepat, tepat, efektif, dan efisien ke lokasi yang dituju.

Pelaksanaan Glagaspur ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pembinaan kemampuan awak pesawat (Aircrew) dalam menghadapi berbagai skenario operasi lapangan yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta kesiapan mental dan teknis yang tinggi. Rangkaian kegiatan diawali dengan tahapan perencanaan yang matang, pengecekan serta penyiapan personel dan material secara menyeluruh, dilanjutkan dengan proses pemuatan pasukan dan logistik ke dalam pesawat Helikopter Panther maupun CN-235 sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku. Melalui pelaksanaan Glagaspur Tingkat III/U-3 ini, Wing Udara 3 terus berupaya mengasah profesionalisme serta kesiapsiagaan seluruh prajurit dalam melaksanakan operasi mobilisasi melalui jalur udara. Diharapkan, kemampuan personel serta kesiapan alutsista yang dimiliki semakin teruji dan terpercaya, sehingga mampu memberikan dukungan operasi yang cepat, andal, dan responsif dalam setiap penugasan yang diemban oleh TNI Angkatan Laut, khususnya di bidang penerbangan laut demi menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *